Minggu, 10 November 2013

Saya, Sting dan @america Part One


         Malam itu tanggal 5 November 2013 secara tidak sengaja saya membuka situs pusat kebudayaan amerika di Indonesia. Saya temukan acara menarik disana tanggal 6 November; seminar puclic speaking yang diselengarakan oleh @america dan Impac factory yang terkenal itu. Tanpa basa-basi saya langsung menyesuaikan jadwal kerja agar besoknya bisa ikut acara Public speaking. Mumpung ada kesempatan apa salahnya toh saya ikut?


Saya, Sting dan @america Part One
Sore hari saya langsung tancap gas bersama motor butut kesayangan menuju Pacific Place nonkrong sedikit di tempat kerja lama dan langsung naik ke lantai tiga tempat pusat kebudayaan amerika. Acara dimulai, pertama registrasi n pendaftaran ulang,,hati saya mulai bergerak tidak jelas arahnya. sebabnya satu; para peserta lainnya keren-keren semua, apa daya, sebagai orang Flores-Manggarai saya merasa sebagai satu-satunya orang udik dari planet lain yang mengikuti acara ini. Dan sebuah syair lagu melayang di atas kepala saya..

I don’t drink coffee I take tea my dear
I like my toast done on the side
And you can hear it in my accent when I talk
I’m an Englishman in New York
See me walking down Fifth Avenue
A walking cane here at my side
I take it everywhere I walk
I’m an Englishman in New York

Ada sekitar empat pembicara, jujur saja untuk ukuran saya acara ini termasuk barang langka jadi semua yang disampaikan saya direkam baik-baik. Dan memang sih bahan yang disampaikan berisi dan berkualitas seputar pengenalan diri, observasi diri dan kemampuan.

Public Speaking

Sampai pada titik ini, tidak ada masalah berarti toh latihan pengolahan diri seperti ini sejak di seminari sering saya dapatkan. Nah,,ketika kami dibagi ke dalam beberapa kelompok barulah penderitaan sebenarnya saya alami. Saya sekelompok dengan beberapa orang yang saya taksir usianya rata-rata diatas saya. Semuanya berwajah antusias dan sangat bersemangat, sedangkan saya gugup tak terkira.Saat itu semua anggota kelompok harus menceritakan pengalaman yang paling berarti dalam hidupnya harus dalam durasi waktu satu menit. Mulai dari yang pertama dan beberapa teman kelompok menceritakan pengalaman yang sungguh ajaib buat saya, ada yang pernah bersekolah di luar negeri, mengikuti ini itu di luar negeri, skripsinya menjadi yang terbaik di tingkat kampus dan juga internasional, ada yang menceritakan impian-impian yang telah mereka capai, semuanya bagai dongeng dan mimpi buat saya..sekonyong-konyong saya teringat dan merasa senasib dengan lagu Sting...

I’m an alien
I’m a legal alien
I’m an Englishman in New York
I’m an alien
I’m a legal alien
I’m an Englishman in New York

Saat itu saya berpikir keras,,apa bahan yang harus saya ceritakan? I don't have a great story!!! Kisah saya 80% berisi kegagalan-kegagalan yang sangat nyata dan amat pahit jika harus saya ceritakan. Dan bahkan saya merasa bahwa saya tidak memiliki sesuatu untuk diberikan kepada kelompok.. Pada saat giliran saya bercerita,,,, saya mengawali dengan kalimat "saya berasal dari Komodo Flores" semua telinga anggota kelompok terangkat menatap saya dengan heran,,,seakan-akan melihat homo florensiensis muncul di hadapan mereka langsung dikirim dari satu juta tahun lalu....cerita berlanjut dengan usaha saya untuk kuliah dan kerja saya di jakarta,,semua anggota menyimak dengan baik.

If “manners maketh man” as someone said
Then he’s the hero of the day
It takes a man to suffer ignorance and smile
Be yourself no matter what they say

Diakhir cerita tepuk tangan bergemuruh dari semua anggota kelompok. Ini menjadi sebuah penghargaan paling indah yang saya temukan, bukan tentang cerita, bukan tentang kehebatan saya yang tidak ada apa-apanya dari mereka, tetapi tentang sebuah penerimaan. Saya merasa benar-benar diterima didalam kelompok. Unik namun tidak disisihkan tetapi dihargai. saat itu saya menganggap sore itu lebih dari sekedar acara bagaimana bisa berbicara di depan umum namun bagaimana kita bisa menghargai dan menerima perbedaan. 

Modesty, propriety can lead to notoriety

You could end up as the only one

Gentleness, sobriety are rare in this society

At night a candle’s brighter than the sun

Ada beberapa teman bercerita kepada saya tentang pengalaman mereka yang Malu menjadi orang Manggarai,,malu karena berasal dari sesuatu tempat yang jauh. Karena mereka dan juga saya tidak memiliki kemampuan apa-apa dibandingkan dengan orang lain. Pada intinya melalui pengalaman ini saya sadar bahwa di dunia ini masih ada begitu banyak orang baik yang mau berbagi dan menerima kita apa adanya. Dan bersedia menunjukan kepada kita bahwa kita memiliki impian yang bisa kita capai "Langkas Haeng Ntala-Uwa Haer Wulang". Dunia ini tidak kekurangan orang baik.

Takes more than combat gear to make a man

Takes more than license for a gun

Confront your enemies, avoid them when you can

A gentleman will walk but never run
If “manners maketh man” as someone said
Then he’s the hero of the day
It takes a man to suffer ignorance and smile
Be yourself no matter what they say
Sting: Englishman In Newyork


I’m an alien

I’m a legal alien

I’m an Englishman in New York
I’m an alien
I’m a legal alien
I’m an Englishman in New York