Rabu, 02 Juli 2014

Melihat Manggarai Melalui Film "The Monuments Man"

    Saya termasuk salah seorang yang senang belajar sejarah,,mungkin ini yang namanya Passion dan beberapa waktu lalu saya berhasil mendownload film The Monuments Man versi Bluray. Ini membuat saya sangat senang, memang ini salah satu film yang memang sudah lama saya incar sebagai pembelajaran sejarah..awalnya saya menikmantinya hanya sebatas hiburan dan menambah wawasan sejarah saya. Kemudian saya menyadari bahwa film ini lebih dari sekedar pelajaran sejarah, sebuah pelajaran berharga betapa pentingnya menjaga warisan budaya dan sejarah..

Manggarai| film Manggarai
Poster The Monumets Man


Resensi:

    Film ini berdasarkan kisah nyata pada perang dunia II dibintangi oleh sejumlah bintang film terkemuka semisal Matt Damon, George dan Nick Clooney, Bill Murray, Jhon Goodman dan beberapa aktor holliwod lainnya. Dirilis pada Februari 2014 dengan anggaran 70 juta US Dollar film ini sangat bagus dalam hal pengambilan gambar, skenario dan juga jalan cerita. Film ini bercerita tentang Seorang Profesor Seni di Amerika Frank Stokes yang berhasil mempengaruhi Presiden Rosevelt untuk mengambil tindakan menyelamatkan Ribuan Karya seni di daratan Eropa yang saat itu sedang dilanda perang antara pasukan sekutu dan pasukan Jerman yang sudah mulai terdesak. Presiden menyetui usul tersebut dan menunjuk Stokes sebagai ketua misi tersebut. Stokes pun segera menyusun timnya yang diberi nama "The Monuments Man" terdiri dari para ahli seni di Amerika seperti arsitek, pelukis, pemahat dan juga beberapa ahli seni lainnya. Mereka mendapat pembekalan dan bergabung di dalam pasukan sekutu dengan misi khusus menyelamatkan karya seni. Pada saat itu Hitler sendiri telah merampas Ribuan karya seni di eropa untuk nantinya dipajang di sebuah museum Hitler termasuk diantaranya patung Bruges Madonna karya Michaelangelo, potret diri Rembrat, lukisan Leonardo Da Vinci dan lukisan Altarpiece yang sangat terkenal itu. Misi merekapun berjalan dengan sangat sukses meski mengorbankan dua nyawa anggota timnya yang tewas tertembak pasukan Jerman. Mereka berhasil mengembalikan sejumlah besar karya seni yang telah dicuri meski ada juga karya seni yang telah dimusnahkan oleh Jerman. Film The Monuments Man secara cerdas dikemas secara ringan dibumbui unsur komedi namun tanpa menghilangkan setting Perang dunia II yang menjadi inti film ini.

Nilai sebuah Karya seni:

       Ada beberapa kutipan dari film ini yang sangat berkesan, salah satunya saat Stokes memberika pengarahan kepada anggota timnya:
 "Dari awal aku beritahu kalian bahwa tidak ada bagian seni apapun yang lebih berharga daripada hidup seseorang, namun bulan-bulan terakhir ini membuktikan bahwa aku salah. Ini sejarah kita, dan ini bukan untuk dicuri atau dihancurkan. Ini untuk diangkat dan dikagumi layaknya para pemberani. Dan sekarang kita berhutang pada mereka untuk menyelesaikan ini."

Pada bagian lain Stokes menyatakan:
 "Karya seni adalah bagian penting dari sejarah hidup manusia, karena kehidupan kita dipahat diatas batu dan dilukis di atas kanvas. Dengan hilangnya atau hancurnya karya seni maka kita kehilangan sejarah kehidupan umat manusia dan juga kita menganggap bahwa para pendahulu kita tidak pernah ada."
Foto Asli Tim The Monuments Man pada Perang Dunia II


      Kita bisa belajar banyak dari The Monuments Man, dan film ini memang sangat layak untuk di tonton selain sebagai hiburan dan juga pembelajaran sejarah ada baiknya kita juga belajar bagaimana menghargai karya seni, warisan budaya dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Saya sangat menyayangkan bahwa banyak generasi muda Manggarai yang tidak tahu go'et (Pepatah dalam bahasa Manggarai) dan lagu-lagu Manggarai, penenun songke yang sudah sangat berkurang jumlahnya dan banyak pemuda Manggarai yang tidak berani turun ke arena Caci dengan alasan takut Beke (Luka pada wajah). Izinkan saya melanjutkan pernyataan Stokes dalam The Monuments Man: "jika kita tidak meneruskan warisan budaya dan Seni kita sendiri maka kita tidak menganggap para pendahulu Manggarai kita tidak pernah ada"

Tim Monuments Man dan Karya Seni yang diselamatkan
Posted:  By Ntangis Waling