Sabtu, 24 Juni 2017

Lipooz: Ketika Kamu Merasa "Muka Rakat".


Lipooz Hip Hop
Lipooz

Sudah lama tidak mencari informasi seputar Rapper favorit asal Manggarai :Lipooz. Bukan apa-apa, saya sendiri sangat terpesona dengan alunan rima dan irama dari Sang Maestro, penuh inspirasi dan juga sedikit memutar balik cara berpikir. Memang Lipooz keren abis... Sempat berpikiran bahwa Lipooz "Gantung Mic" atau mungkin karena saya jarang mengupdate karya-karyanya. Tapi bukan apa-apa lagu Lipooz sudah banyak berkelana sepanjang jalanan jabodetabek plus bandung,,,isi lagunya memenuhi isi hp dan selalu terpasang di headshet. Ruteng Is The City, FloresSound, Molas Baju Wara, Tinggi, dan Malas Tau. 

Virus Lipooz.


Ada satu pengalaman unik saya dengan lagu-lagu Lipooz. Saat itu disuruh untuk mengisi lagu di usb yang akan disebar untuk diputar di seluruh cabang tempat kerja. Karena di laptop semua MP3 saya simpan dalam satu folder. Tanpa sengaja lagu-lagu Lipooz itu ter-copy bersama lagu yang seharusnya semuanya beraliran jazz. Alhasil lagu Lipooz ikut diputar di 30an cabang di jabodetabek plus Bandung selama kurang lebih dua bulan!! Gara-gara ini saya dapat teguran dan diperintahkan untuk segera memperbaiki list lagu yang sudah terinfeksi lagu Lipooz. Ketika ditanya bagaimana rasanya dapat teguran gara-gara hal ini, jawabannya cman "laptop saya kena Virus dan Malas Tau!!

Myabi
Lipooz With Myabi


Lipooz Flores Sound


List lagu Lipooz dengan senang hati saya selalu bagikan ke teman-teman kampus dan teman-teman kerja. Dan komentar mereka? "Lagunya memang asik". Beberapa waktu terakhir bisa mendengar kembali Lipooz bermain Mic lagi ditengah maraknya #naikturunchallenge, #olesturunnaik, ataupun #maumerelihatdarikotaende. Dan  postingan facebook Lipooz bersama Myabi di Bali menjadi postingan yang paling hits yang akan selalu saya kenang. "Ini Myabi khan?? nah yang sebelah kiri itu siapa?" baru kemudian diberi penjelasan tentang Kraeng Manggarai Legendaris satu ini.

Lipooz: Conclusion


Ada yang bilang saya seorang pengemar berat yang cukup fanatik dengan lagu-lagu Kraeng Lipooz. Ada rasa senang dan bahagia tersendiri yang mengalir ketika mendengar lagu-lagunya. Jujur sebagai pengemar, tidak peduli dengan dentuman ajeb-ajeb, goyang oles turun naik takhta, joget maumeremliatdarimana Lipooz tetap menonjol dengan sendirinya. Lipooz yang menemani di tengah macet Jakarta, Kepanikan berada dekat dentuman bom sarina, banjir Jakarta,kasus "Putar Kopi tanta Jesica", hingga seribu lilin Tuang Ahok. Kraeng Lippoz, jangan pernah berhenti berkarya!!




EmoticonEmoticon