Rabu, 21 Juni 2017

Adat Manggarai: Perkawinan dan Ritual Budaya Manggarai

Budaya Manggarai
Budaya Manggarai
Source: detikTravel

Mari kita sedikit melirik Perkawinan dan Ritual Budaya Manggarai. Selain dikenal karena berbagai penemuan Arkeologinya, Manggarai juga kaya akan adat dan budaya. Salah satunya yaitu adat Perkawinan dan Ritualnya.

Perkawinan adat Manggarai. 

Ada tiga kata kunci dalam hal jenis perkawinan adat manggarai, yaitu kawing tungku (perkawinan dalam suku sendiri, antara anak saudara dengan anak dari saudari), kawing cako (perkawinan antara anak dari saudara dalam patrilineal), dan kawing  cangkang (perkawinan di luar suku). 


 Ritual budaya, 

Merupakan upacara adat atau kepercayaan  yang terdapat dalam kehidupan masyarakat Manggarai. Ritual budaya itu seperti : 

a. Barong Wae (Pemberitahuan ke Mata air) = Suatu acara syukuran akhir tahun atau upacara masuk rumah gendang dengan melakukan doa di mata air. 

b. Sae Kaba (Potong Kerbau) = upacara ini untuk mensyukuri hasil selama setahun. Upacara ini diiringi dengan tarian mengelilingi seekor Kerbau sebelum di sembelih. 

c. Cear Cumpe = Syukuran akan kelahiran seseorang.

d. Weda Mbaru = upacara meminang dimana calon pria dan wanita sebelumnya tidak saling mengenal. 

e. Penti = upacara syukuran akhir tahun. Upacara ini melibatkan keluarga serumpun dimana mengundang roh nenek-nenek moyang yang dihadirkan lewat media Kerbau, kemudian diperkenalkan anak, cucu, cicit kepada roh-roh nenek moyang tersebut. 




EmoticonEmoticon