Selasa, 25 Juli 2017

Perang Dunia II di Flores

manggarai news
B-24 Liberator Heavy Bomber Pesawat Jenis ini yang digunakan sekutu untuk membom Jepang di Ende


Pulau Flores khususnya Manggarai memiliki sejarah yang menarik dan cukup panjang. Tak terkecuali sepanjang perang dunia II berkecamuk antara pihak Jepang dan pihak Sekutu Pulau Flores memiliki peran yang cukup penting. Walaupun hanya sebuah pulau kecil namun dalam peta peperangan merupakan sebuah pintu masuk sekaligus tembok pertahanan terakhir. Hal ini menjadi wajar mengingat flores merupakan pijakan bagi pasukan Jepang untuk menyerang Australia, demikian pula halnya bagi pihak sekutu; flores merupakan pertahanan untuk membendung serangan Jepang sekaligus merupakan pintu pijakan dalam menyerang balik pasukan Jepang.

Pertempuran Laut Flores

 

manggarai news
Jenis Meriam Kapal yang digunakan pada perang dunia II

Banyak penduduk flores yang tidak mengetahui bahwa selama perang dunia II berlangsung lautan sekitar Pulau Flores merupakan "Medan Pertempuran dalam diam" atau "Silent War" antara Kapal sekutu dan kapal Jepang, baik itu kapal tempur maupun kapal selam. Aksi kejar-kejaran di sekitar laut flores merupakan suatu catatan yang tidak banyak diingat oleh masyarakat Manggarai. Bahwa sepanjang jalannya pertempuran banyak kapal Jepang yang berlabuh di Reo, Terang, Labuhan Bajo, Bari, Ende, dan beberapa tempat lain hanya didengar dari sedikit orang tua yang mengandalkan ingatan masa lalu dan merupakan saksi hidup. Bahkan dalam beberapa catatan tercatat bahwa di lautan flores tersimpan bangkai kapal yang tenggelam selama jalannya pertempuran.

Baca Juga: Melihat Manggarai Melalui Film "The Monuments Man"

Tulisan tentang Sejarah Flores khususnya tentang perang dunia II di flores sebenarnya sudah lama ingin diposting. Namun karena beberapa kesibukan terpaksa tertunda. Beberapa waktu lalu seorang sahabat menyemangati untuk kembali menulis tentang perang dunia II dan memberikan akses pada beberapa perpustakaan digital yang berkaitan dengan flores sepanjang perang dunia II. Saking banyaknya saya sendiri bingung bagaimana dan darimana harus memulai berhubung bahasa Inggris saya sangat buruk dan juga minimnya wawasan dalam istilah kemiliteran. Terimakasih kepada arsip digital Jepang, Australia, dan Amerika.

Baca Juga: Film wajib ditonton orang Manggarai

Kedepannya semoga semangat untuk menulis tentang perang dunia II  secara khusus sejarah flores tetap ada. Walau demikian demi menghindari kesalahan yang fatal mengenai pemahaman sejarah sejauh mungkin akan dihindari penulisan detail-detail yang rumit dan hanya akan diberi gambaran secara umum. Semoga kedepannya makin banyak pihak yang ingin kembali menulis dan membagikan tentang sejarah perang dunia kedua di perairan flores khususnya sejarah perang dunia kedua di Manggarai.


EmoticonEmoticon