Senin, 18 September 2017

Bupati Manggarai 2018?




Manggarai.news...Menarik menyimak perkembangan Manggarai akhir-akhir ini. Satu persatu para kandidat yang akan maju ke kancah pertarungan politik Manggarai 2018 mulai melakukan pendekatan-pendekatan yang dibutuhkan dalam mencapai kursi kepemimpinan tertinggi di kabupaten Manggarai.

Mengapa kemudian ini ditulis? Hubungannya? Siapapun yang kemudian menjadi orang nomor satu di kabupaten Manggarai secara langsung dan tidak langsung memberikan sumbangsih yang sangat besar bagi kemajuan dan menentukan roda Manggarai selama lima tahun kedepan.

Baca Juga: Asal-Usul Manggarai

Tentu saja hal ini berpengaruh besar terhadap kelestarian peninggalan Sejarah, serta bagaimana sang orang Nomor satu tersebut melestarikan Budaya Manggarai yang sangat kaya. Namun meskipun demikian ada beberapa "Pekerjaan Rumah" yang dirasa sangat penting dibereskan oleh sang Pemimpin Manggarai yang terpilih pada tahun 2018. 


Mengembangkan Sarana dan Prasarana Manggarai


Hal ini tentunya akan menentukan perkembangan dan pergerakan roda ekonomi di kabupaten Manggarai. Sarana dan prasarana tentunya sangat dibutuhkan mengingat kabupaten Manggari memiliki topografi yang berbukit-bukit dan sebagaian wilayahnya memiliki curah hujan yang sangat tinggi.

Sarana dan Prasarana yang dimaksud yaitu Jalan raya, sarana komunikasi (pengadaan Internet) bagi masyarakat umum, sarana transportasi umum yang memadai, sarana dan prasarana listrik bagi masyarakat manggarai yang masih 50 %  penduduk wilayahnya tidak menikmati listrik. Sarana dan prasarana pendidikan dan masih begitu banyak sarana dan prasarana yang harus dikembangkan oleh orang nomor satu di Manggarai yang terpilih pada tahun 2018.


Mengembangkan Pertanian di Manggarai


Patut disadari bahwa Manggarai memiliki potensi pertanian yang cukup menjanjikan. Namun sangat disayangkan bahwa pemerintah dalam hal ini tidak memberikan andil yang cukup berarti bagi pengembangan pertanian di Manggarai. Kabupaten Manggarai memiliki potensi yang berbeda dengan dua saudaranya yang masih muda (Manggarai Barat dan Manggarai Timur) Karena Manggarai sangat cocok dikembangkan berbagai varietas tanaman untuk dataran tinggi yang subur, sebut saja Kopi, cengkeh, vanili, berbagai jenis sayuran dan pisang.
Di beberapa tempat di Kabupaten Manggarai telah dikembangkan metode pertanian organik yang dimulai oleh para Biarawan Fransiskan (OFM), semisal di Pagal. Hal ini menjadi salah satu contoh bahwa Manggarai kedepannya jika dikelola dengan baik menghasilkan berbagai tanaman berkualitas eksport yang patut diperhitungkan. Selain itu perlu dikembangkan lagi kearifan lokal dalam mengembangkan saran pertanian. Karena telah terbukti bahwa kearifan lokal masyarakat Manggarai berhasil mendatangkan pengaruh yang sangat besar bagi Masyarakat Manggarai itu sendiri, Contohnya adalah persawahan Cancar.


Mengembangkan Pendidikan dan Kesehatan


Ruteng sebagai ibukota kabupaten Manggarai sudah sejak lama dikenal sebagai kota pelajar bagi seluruh Manggarai Raya. Karena di Ruteng telah terdapat beberapa sekolah yang dikenal cukup baik dalam mendidik para anak didiknya. Namun sangat disayangkan bahwa fasilitas yang disediakan pemerintah belum cukup untuk menampung keseluruhan kebutuhan para pelajar di Ruteng. Sebut saja perpustakaan Umum dan sarana teknologi Informasi dan komunikasi di Ruteng yang jauh dari kesan bersahabat untuk mendukung kebutuhan para pelajar.

Sejak lama kota Ruteng sendiri telah menjadi telah tempat berobat bagi seluruh masyarakat Manggarai Raya. Rumah Sakit Umum Daerah Ruteng dan juga Rumah Sakit Umum Cancar. Fasilitas pendukung sarana kesehatan sangat diperlukan demi terciptanya Masyarakat Manggarai Raya.


Mengembangkan Sektor Pariwisata Manggarai

Waerebo yang terletak di kabupaten Manggarai telah dikenal luas oleh Masyarakat Internasional dan Nasional sebagai destinasi pariwisata yang wajib dikunjungi. Ini membuktikan bahwa khasanah kekayaan budaya Manggarai berhasil menarik minat wisatawan mancanegara dan bahkan mendatangkan keuntungan yang tidak kecil. Hal ini menjadi kekuatan besar yang sudah sewajarnya dimanfaatkan dan dikembangkan dengan baik oleh pemerintah kabupaten Manggarai dengan mengembangkan sarana dan prasarana pendukung. Selain itu juga sebagai sarana untuk mempromosikan wisata kabupaten Manggarai lainnya yang sebenarnya tidak kalah jauh menarik dari Kampung adat waerebo, semisal Gua Arkeologi Liang Bua, Pantai di wilayah Reo dan Satarmese, wilayah persawahan Cancar dan masih banyak lagi tempat-tempat pariwisata lainnya.


EmoticonEmoticon