Sabtu, 16 Desember 2017

Program Studi Universitas Pamulang Kelas Karyawan

Manggarai… Nah, Jika sebelumnya saya membagikan tulisan mengenai awalmula mengapa saya memutuskan mengambil kuliah di  Unpam (Baca Juga; Suka-Duka Kuliah di Unpam) dan juga sebelumnya saya juga telah membagikan Tulisan mengenai awal mula perjuangan mendaftar dan mengikuti test masuk Unpam (Baca Juga: Pengalaman Test Masuk Unpam).



Kampus Unpam
Credit:@ratnahatta1


Sekian tahun menjalani perkuliahan dengan segala suka dukanya di Unpam banyak yang bertanya; Apa kelebihan dari mengikuti perkuliahan kelas karyawan di Unpam (Universitas Pamulang)? Masing-masing orang yang pernah menjalalani perkuliahan di Unpam pasti punya kesan dan pesannya tersendiri. Namun kali ini saya akan merangkum apa kelebihan menjalani perkuliahan kelas karyawan di Universitas Pamulang. Tentunya ini berdasarkan pengamatan dan pengalaman dari kacamata seorang mahasiswa yang berasal dari Manggarai- Flores NTT.


1.    Kampus Unpam Menciptakan Iklim Belajar yang Sangat Baik

Tentu kita pernah mendengar peribahasa latin yang berbunyi “Non schole, sed vitae discimus” yang kurang lebih berarti ‘Kita belajar bukan untuk sekolah melainkan untuk hidup'. Di Unpam kita diberi kebebasan berpendapat dan pendapat kita dihargai, kita dihargai walaupun kita berbeda, kita bisa dengan bebas bertanya kepada siapa saja entah teman ataupun dosen lintas fakultas (Ini pengalaman pribadi) dan dengan senang hati mereka akan membagikan pengetahuannya kepada orang lain.


2.    Unpam adalah Kampus Profesioal

Mengapa Unpam adalah kampus Profesional? Hampir seluruh mahasiswa Unpam kelas eksekutif adalah karyawan. Teman sekelas saya berasal dari berbagai macam profesi. Ada yang masih memiliki sangkut pautnya dengan dunia Teknik Informatika dan ada yang bukan. Ada yang pekerjaanya sebagai programmer,  Teknisi Jaringan, Sistem Analis, website programmer, IT Support, Sistem Analist, guru, tukang parkir, security, Admin, kontraktor, sopir, kurir, ojek online, supervisor, apoteker, freelancer dan macam-macam latar belakang pekerjaan.

Kelebihannya? Jika saat mata pelajaran jaringan yang bekerja di bagian jaringan tentu saja akan kebanjiran pertanyaan atau dimintain bantuan baik oleh dosen pengajar sendiri maupun dari teman-teman sekelas dan dengan senang hati dia akan membagikan ilmunya. Begitu juga dengan teman-teman yang bekerja di bagian pemograman ataupun website. Karena sehari-hari teman-teman tersebut berkutat dengan hal itu dan mereka memiliki ilmu yang selalu update karena merupakan tututan pekerjaan.

Bukan hanya soal pelajaran saja, teman-teman lain pun akan bersedia membantu. Misalkan ada yang hendak membeli motor atau rumah, nah teman kampus yang bekerja sebagai lising pun dengan senang hati membantu dan membagikan tips dan triknya. Begitu juga dengan masalah asmara, biasanya teman-teman yang sudah berumah tangga akan dengan senang hati memberikan nasehatnya. Terlebih teman kelas wanita yang sudah menikah (Biasanya diserahin tugas sebagai bendahara) atau yang sudah berlabel “emak-emak” kalo untuk urusan cinta mahh mereka psikolog yang paling toplahh.


Program Studi Universitas Pamulang Kelas Karyawan
Jangan main mulu sini belajar-Anak Unpam



3.    Anak Unpam Adalah calon menantu Idaman

Nah, gimana nga dibilang calon menantu idaman; mahasiswa udah punya kerja lagi. Pas deh pokoknya. Sebagian besar cewek unpam mengenakan hijab, dan saat waktunya sholat mushola selalu dipadati oleh mahasiswa. Orangtua mana yang nga kepincut? Cakep, pinter, rajin beribadah udah bekerja.

Take me down
To the paradise city
Where the grass is green
And the girls are pretty
Oh, won't you please take me home

"Paradise City" Guns N' Roses

Jujur aja cewek unpam itu cantik-cantik. Inilah salah satu hal yang membuat saya betah ke kampus. Bukan apa-apa pemandanganya ‘Adem’.  Awalnya saya sempat agak kecewa sejak kampus untuk anak Teknik Informatika dipindahkan ke Kampus Viktor, bukan apa-apa anak IT sebagian besar isinya cowok semua dan jangan salah anak cewek Teknik Informatika Unpam bening-bening lho. Tetapi sejak tahu bahwa anak Sastra Inggris juga kampusnya di Viktor dan menempati lantai lima akhirnya jadi semangat lagi.

Seorang teman pernah berkelakar “Kalo di Alexis lantai tujuh adalah surga dunia, di Unpam Viktor Lantai lima adalah surga dunia” Maklum anak sastra Inggris rata-rata diisi oleh kaum hawa, dan sebagai catatan “Mereka bening-bening semua”. Ini jadi pemandangan adem tersendiri saat di kantin kampus ataupun saat jam istirahat.


4.    Kampus Unpam adalah Indonesia

Mahasiswa dan Dosen Unpam berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, dari Sabang sampi Merauke. Dari berbagai suku bangsa, ada yang dari Aceh, Kalimantan, Papua, Sulawesi, Jawa, Batak, Bali, Sunda, pokoknya banyaklah. Dan semuanya saling menghargai satu dengan yang lain. Hal ini yang membuat saya betah dan menikmati tahun-tahun kuliah saya di Unpam. Walaupun pada awalnya saya sendiri agak minder karena saat awal kuliah di Unpam saya tidak menemukan satupun orang Manggarai dan ini agak membuat minder, maklum selama bertahun-tahun menempuh pendidikan saya selalu dikelilingi oleh teman-teman sesama Manggarai. Baru setelah beberapa lama saya akhirnya bertemu dengan beberapa orang dari Nusa Tenggara Timur dan itu membuat saya tertawa kecil "Ternyata Rakat ada dimana-mana".

Bukan hanya mengenai asal-muasal soal kepercaayan pun beragam. Walau sebagian besar penghuni Universitas Pamulang beragama Muslim dan sebagian besar wanitanya mengenakan Jilbab namun mereka sangat menghargai mahasiswa dan dosen yang beragama lain. Tidak ada diskriminasi antar etnis dan golongan walaupun dimana-mana sedang ramai-ramainya isu SARA. Momen-momen semisal buka puasa Bersama maupun Idul Fitri merupakan momen tahunan yang akan selalu saya ingat, karena disaat itulah biasanya diadakan acara Bukber.


Nah, sebenarnya masih ada banyak hal lain yang menjadi kelebihan menempuh perkuliahan di Universitas Pamulang, dan setiap mahasiwa Unpam pasti memiliki kesan-kesannya tersendiri selama menjalani pendidikan di Unpam.


EmoticonEmoticon